5+ Pemikiran Kartini yang Menginspirasi

FaktaTokoh.Com- Pemikiran atau dalam istilah lain ialah cara pandang dari seorang kartini yang mampu mendobrak kebiasaan kolot di masa lalu bahwa perempuan tidak layak mendapat pendidikan, bahwa perempuan harus tinggal di rumah dan tidak boleh keluar serta bahwa pendapat seorang perempuan itu tidaklah berharga. Hal ini banyak di pengaruhi bahwa biografi singkat Kartini sebagai sosok inspirasi. Sebagai penjelasan lebih lanjut artikel ini akan menuliskan tentang pemikiran-pemikiran kartini.

Pemikiran Kartini


Adanya emansipasi wanita yang dipelopori oleh RA. Kartini menjadi tonggak kebebasan bagi para perempuan-perempuan indonesia. Pemikiran-pemikiran itu kini telah menjadi sebuah dorongan dan motivasi untuk para perempuan dalam meraih mimpi dan cita-citanya. Dengan kondisi ini maka suatu kepantasan jika Kartini menjadi salah satu Tokoh Idola di Indonesia, lantaran banyak keistimewaan  R.A Kartini yang dimilikinya.

Cara Pendang/Perkataan/Pemikiran

Sebagai penjelasan lebih lanjut, dalam artikel ini akan menuliskan berbagai perkataan yang seringkali dijadikan sebagai cara pendang atau pemikiran R.A. Kartini, diantara pemikiran-pemikiran itu yakni:

Tangan ibulah yang dapat meletakkan dalam hati sanubari manusia unsur pertama kebaikan atau kejahatan, yang nantinya akan sangat berarti dan berpengaruh pada kehidupan selanjutnya”.

Kata-kata kartini di atas menunjukkan betapa pentingnya pendidikan bagi seorang perempuan. Di mana seorang perempuan yang merupakan calon ibu wajib memiliki pendidikan yang tinggi untuk dapat mendidik anak-anaknya.

Di katakan bahwa masa depan sebuah negara tergantung pada perempuan. seorang perempuan yang berpendidikan akan melahirkan generasi yang berpendidikan pula karena dia dapat mendidik anaknya dengan pendidikan dan ilmu yang ia miliki.

Dan ibulah sekolah pertama bagi putra-putrinya, jadi bagaimana putra-putrinya nanti, akan jadi seperti apa mereka, akan bersifat bagaimana mereka, itu semua tidak dapat dilepaskan dari campur tangan seorang ibu.

Jadi sebagai seorang perempuan yang memilii kebabasan alangkah baiknya jika kita dapat membakar semangat kita dalam mengejar cita-cita dan mimpi kita. Jika dulu perempuan dilarang untuk menempuh pendidikan maka sekarang pendidikan harus diutamakan untuk perempuan, bukan untuk menyaingi para lelaki, bukan untuk menunjukkan bahwa perempuan lebih hebat dari para lelaki tapi untuk menjadi sekolah pertama bagi penerus bangsa yang lebih baik.

Binalah mereka (putri-putri bangsawan) menjadi ibu-ibu yang pandai, cakap dan sopan. Mereka akan giat menyebarkan kebudayaan di kalangan rakyat. Sadar akan panggilan moral dalam masyarakat, mereka akan menjadi ibu-ibu yang penuh kasih sayang, pendidik yang baik dan berguna bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dalam segala bidang”.

Jika dulu seorang perempuan tidak mendapat pendidikan yang layak untuk menjadi perempuan yang pandai, cakap dan seorang pendidik yag baik, namun kini Seorang perempuan dapat dengan mudah memperoleh pendidikan untuk mencapai hal tersebut.

Dengan berbagai kemampuan dan kecerdasan seorang perempuan masa kini dapat dikatakan mumpuni jika dibanding perempuan pada zaman dahulu. Sebuah peran yang sangat besar diharapkan dari perempuan pada masa sekarang ini terlebih dalam bidang moral dan kebudayaan.

Seorang perempuan yang berpendidikan diharapkan mampu menyaring kebudayaan-kebudayaan asing yang masuk dalam kehidupan bangsa indonesia, memilah dan memilih kebudayaan yang kiranya cocok dan baik untuk kehidupan bangsa ini.

Lalu banyak peristiwa runtuhnya moral perempuan pada masa sekarang ini, diharapkan pada para perempuan yang berpendidikan mampu mengembalikan moral perempuan bangsa ini sebagaimana mestinya, berperilaku sebagaimana mestinya. Para pendidik penerus bangsa rangkullah mereka dengan kasih sayang bantulah mereka dengan ilmu yang kamu miliki.

Pada zaman manapun dan dalam bidang apapun, kaum pelopor selalu mengalami rintangan rintangan hebat. Itu kami sudah tahu. Tetapi betapa nikmatnya memiliki suatu cita-cita, suatu panggilan. Katakanlah kami ini orang gila.. atau apa saja.. tetapi kami tidak dapat berbuat lain. Kami tidak berhak untuk tinggal bodoh, bagaikan orang-orang yang tidak berarti”.

Dalam hal ini kartini yang merupakan seorang pemimpi dengan cita-cita yang menjulang tinggi di langit, seorang pelopor perubahan bagi bangsa Indonesia khususnya para perempuan Indonesia. Sekali lagi mengingatkan bahwa dalam meraih cita-cita dan menggapai impian kita akan selalu dihadapkan pada masalah dan rintangan-rintngan yang datang silih berganti.

Dan kita harus berpegang teguh pada mimpi dan cita-cita kita untuk dapat melewati segala rintangan-rintangan yang ada, karena rintangan dan masalah yang kita hadapi pada dasarnya akan semakin menguatkan kita. Dalam kata-kata di atas seolah kartini ingin mengatakan “Bermimpilah, karena mimpi itu akan memberimu semangat. Mimpi itu seperti sayap yang akan membawamu terbang melewati jurang-jurang kehancuran”. Perubahan yang bagaikan mimpi untuk kartini sendiri nyatanya dapat ia wujudkan dengan berbagai upaya yang ia lakukan.

Untukmu yang menginginkan perubahan besar dalam hidupmu, bermimpilah dan terbanglah untuk dapat mewujudkan hal itu. Jika kamu tidak dapat menjadi berarti untuk orang lain setidaknya jadilah berarti untuk diri sendiri, jika kamu tidak dapat membawa perubahan yang lebih baik dalam kehidupan seseorang setidaknya bawalah perubahan dalam kehidupanmu untuk lebih baik lagi. Karena sebuah perubahan besar di mulai dari perubahan-perubahan kecil yang dilakukan, dimulai dari perubahan diri kamu sendiri.

Kasih sayangnya tak lekang oleh waktu, meski saat ini kita tidak dapat bertemu dengannya tapi ia mewariskan sesuatu yang sangat berharga. Cintanya, semangatnya, pemikiran dan cita-citanya ia wariskan kepada para kartini-kartini masa depan yang akan meneruskan perjuangannya. Motivasi-motivasi perjuanngan ia sisipkan dalam pemikiran dan kata-katanya. Setiap mimpinya tersampaikan dengan sempurna kepada para generasi penerusnya.

Baca Juga Tulisan Tentang Kartini;
  1. Fakta Istimewa Kartini, Sang Pembawa Emansipasi
  2. Kartini: Spirit Genetik Pendidikan Perempuan Indonesia
  3. Terima Kasih Kartiniku

Sebuah bingkai indah tak selamanya menghadirkan gambar yang indah tetapi gambar yang indah akan selalu nampak indah meskipun dalam balutan bingkai biasa sekalipun. Kedudukan seseorang tidak akan berarti tanpa sebuah pemikiran yang kritis dan tindakan yang nyata

Demikianlah rangkaian tulisan dan penjelasan yang dihasilkan dari kata-kata atau pemikiran Kartini yang menginspirasi. Semoga dengan hadirnya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan segenap pembaca sekalian. Penulis artikel ini ialah Fitri Nurjanah

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5+ Pemikiran Kartini yang Menginspirasi"

Posting Komentar