5+ Tokoh Perumus Pancasila [Rumusan dan Isi] Lengkap

Telah kita ketahui bersama bahwa pancasila merupakan sebuah ideologi dasar bagi negara kesatuan Republik Indonesia. Dengan adanya Pancasila maka sebuah negara akan di akui menjadi negara, seperti negara Indonesia yang telah memiliki Pancasila sebagai Ideologinya tersebut.

Pancasila


Sejarah menyebutkan bahwasanya pada saat itu BPUPIKI atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu pada bulan April tahun 1945 yang telah diketuai oleh Dr. Radjiman wedyodyningrat terjadi sebuah keputusan bahwa ideologi yang di pakai oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah dengan menggunakan Pancasila.

Namun pada saat itu masih menimbulkan banyak sekali kekeliruan dan kebingungan hingga akhirnya ketua pimpinan sidang yaitu Dr. Radjiman wedyodyningrat memutuskan bahwa ideologi negara kesatuan republik Indonesia adalah Pancasila.

Tokoh Perumus Pancasila


Adapun dalam hal ini ada beberapa tokoh-tokoh yang dianggap termasuk kedalam dan tergabung dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara atau idiologi Bangsa Indonesia. Diantara tokoh tersebut adalah sebagai berikut;

Tokoh perumusan Pancasila adalah Ir. Soekarno

Ir. Soekarno adalah salah satu presiden pertama yang ada di Indonesia. in adalah seorang tokoh yang tergabung dalm merumuskan pancasila. Ir. Soekarno ini telah lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya atau lebih tepatnya di Jawa Timur.

Masa kecil Soekarno ini lahir bersal dari pasangan Raden Soekemi Sostodihardjo dengan ibunya yang diberi nama dengan Ida Ayu Nyoman Rai. pada saat itu Ir. Soekarno adalah seorang yang jarang sekali tinggal bersama dengan kedua orang tuanya, Ir. Soekarno sering bermain dan tinggal bersama dengan kakeknya saja yaitu Raden Hardjokromo yang bertempat tinggal di Tulung Agung.

Dan perlu diketahui bahwa fakta Soekarno dari remaja hingga tamat kuliah ini pernah mengenyam pendidikan di beberapa tempat di antaranya adalah Tulung Agung sampai dengan masa ia bersekolah di daerah tersebut selesai yaitu pada tahun 1911, kemudian Ir. Soekarno melanjutkan pendidikannya lagi di Europeesche Lagere School atau ELS.

Soekarno sekolah di situ agar dapat masuk kedalam pendidikan yang berada di Jawa Timur yaitu di Surabaya dengan pendidikannya yang di beri nama dengan Hoogere Burger School atau biasa di sebut juga dengan HBS.

Perlu di ketahui juga bahwa Ir. Soekarno adalah salah satu mahasiswa yang aktif dalam sebuah pendidikannya tersebut. Ir. Soekarno juga mengikuti beberapa organisasi yang aktif di dalamnya di antaranya adalah Tri Koro Darmo yang memang berhasil di dirikan oleh Budi Utomo.

Artikel Terkait; 

  1. Sarinah "Inspirator Soekarno dalam Mewujudkan Kesatuan Indonesia"
  2. Inggit Garnasih [Biografi & Perjuangan Istri Ke-2 Soekarno]
Pada saat itu nama organisasi ini Ir. Soekarno ganti menjadi Jong Java atau pemuda jawa yang telah ia ganti pada tahun 1918. kemudi setelah ia lulus dari pendidikannya di HBS, Ir. Soekarno melanjutkan pendidikannya kembali di ITB (Institut Teknologi Bandung) yang berada di daerah Bandung dengan jurusan yang di bambil oleh Ir. Soekarno adalah Tekhnik Sipil.

Kemudian setelah Ir. Soekarno diangkat menjadi presiden pada sidang PPKI, kemudia ia menjadi salah satu orang yang berhasil menjadi penyumbang daam pembentukan Ideologi yang harus aa dalam organisasi tersebut. sidang tersebut berlangsung pada tanggal 1 Juni 1945.

Kemudian Ir. Soekarno juga telah mengemukakan gagasan bahwa tedapat 5 rumusan atau lima dasar negara republik Indonesia yang kemudin Ir. Soekarno beri nama dengan sebutan PANCASILA, isi dari pancasila itu sendiri adalah

  • Kebangsaan Indonesia
  • Internasionalisme dan juga Peri Kemanusiaan
  • Mufakat atau juga disebut dengan Demokrasi
  • Kesejahteraan Sosial
  • Ketuhanan yang maha Esa

Tokoh perumusan Pancasila adalah M. Hatta

M. Hatta atau biasa kita sebut juga dengan Bung Hatta adalah salah satu orang yang memiliki pengaruh penting dalam kemajuan neara kesatuan republik Indonesia. M. Hatta ini lahir di Bukit Tinggi, lebih tepatnya berasal dari Sumatera Barat, M. Hatt ini lahir pada tanggal 12 Agustus 1902. 

M. Hatta ini adalah wakil presiden dari negara kesatuan republik Indonesia. untuk di masyarakat Indonesia nama M. Hatta memang sudah bukan hal yang asing lagi. M. Hatta adalah seorang tokoh yang tidak ragu bergabung dengan warganya sekedar hanya berbincang bincang, hal ini lah yang
membuat masyarakat Indonesia sangat menyukai tokoh M. Hatta ini.

Mengenal kepribadian Bung Hatta ini salah satunya dengan memahami sifatnya yang bersahaja, sederhana dan juga anti dalam penjajahan. Perlu diketahui juga bahwa pada bulan juli tahun 1932 M. Hatta telah berhasil menyelesaikan pendidikannya dinegara belanda dan kemudian M. Hatta ini kembali ke negaranya nya yaitu Indonesia yang lebih tepatnya di Kota Jakarta bersama dengan keluarga dan teman sebayanya. kemudian pada saat itu kesibukan-kesibukan yang M. Hatta terima adalah menjadi seorang penulis artikel di bidang politik pada tahun 1933.

Kemudian ia selalu aktif dalam semua kegiatan yang di lakukan dalam bidang politik. M. Hatta juga aktif untuk merekrut orang–orang untuk dapat aktif dalam semua kegiatan yang di lakukan oleh M. Hatta yaitu dalam partai politik ini. Selengkapnya, baca; Sebagian dari perjuangan Bung Hatta

Sehingga dengan adanya hal ini M. Hatta adalah salah satu orang yang aktif dalam berbagai kegiatan yang ada di negara tersebut. Indonesia adalah sebuah negara yang maju dan juga semakin hari semakin berkembang salah satunya dengan adanya campur tangan dari Bung Hatta dan kecintaan terhadap bukuanya. 

Tokoh perumusan Pancasila adalah Soepomo

Soepomo adalah tokoh yang lahir pada tanggal 22 Januari 1903 yang lahir di daerah Jawa tengah atau lebih tepatnya disebut juga dengan daerah Sukoharjo yang berada di Hindia Belanda. Soepomo adalah salah satu perumus pancasila yang merupakan seorang yang ahli dalam bidang hukumnya yang merupakan menjadi sebuah generai hukum yang pertama setelah Indonesia merdeka tersebut. 

Soepomo adalah orang yang lahir pada golongan orang yang ningrat, sehingga karena hal ini lah kemudian soepomo melakukan pendidikan di berbagai negara yang ternama di antaranya adalah ELS, yitu sebuah sekolahan dasar atau SD yang berasal di daerah Boyolali pada tahun 1917.

Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di MULO, yang berada di daerah Solo pada tahun 1920. Soepomo ini melnjutkan pedidikannya kembali di daerah MULO. Setelah melanjutkan pendidikannya di MULO, kemudian ia melanjutkannya di Bataviasche Rechtsschool, yang kemudian pendidikannya yaitu pendidikan hukumnya tersebut di rumuskan di Bataviasche Rechtsschool pada tahun 1923.

Kemudian sekitar tahun 1927 Soepomo melanjutkan penndidikannya sebagai seorang arsitek hukum yang telah di kenal oleh kalangan masyarakat banyak. dalam hal ini Soepomo juga adalah seorang yang berasal dari kalangan adat Indonesia dan juga Soepomo ini adalah seorang ahli dalam bidang hukum Internasional tersebut. kemudian perlu diketahui bahwa Soepomo juga pernah menjabat sebagai seorang doctor dengan judul yang telah Soepomo berikan berupa desertasinya tersebut.

Pada tanggasl 31 mei 1945. Soepomo melakukan pidato tentang 5 rumusan atau 5 prinsip dasar negara kesatuan republik Indonesia yang telah ia beri nama dengan dasar negara Indonesia merdeka, yaitu Persatuan, kekeluargaan, mufakat dan juga demokrasi dan musyawarah dan selanjutnya tentang keadilan sosial.

Tokoh perumusan Pancasila adalah Mohamad Yamin

Mohamad Yamin adalah salah satu tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, Mohamad Yamin adalah seorang yang memperjuangkan kesatuan dan juga persatuan negara kesatuan republik Indonesia dalam membela pemuda Indonesia dalam sidang sumpah pemuda yang di lakukan pada tanggal 28 Oktober 1928.

Kemudian Mohamad Yamin ini adalah seorang yang lahir di Sawah Lunto yang berasal dari Sumatera Barat yang lahir pada tanggal 24 Agustus 1903. Mohamad Yamin dilahirkan dari kedua orang tuannya yang namanya adalah Tuanku Oesman yang memiliki sebuah gelar yaitu gelar baginda Khatib dan juga Ibu Siti Saadah

Tokoh perumusan Pancasila adalah K.H Abdul Wahid Hasyim

K.H Abdul Wahid Hasyim adalah seorang tokoh yang merupakan orang yang memiliki pengaruh dalam merumuskan pancasila. K.H Abdul Wahid Hasyim ini lahir di daerah Jombang Jawa Timur, yang K.H Abdul Wahid Hasyim ini lahir pada tanggal 1 Juni 1914.

K.H Abdul Wahid Hasyim lahir dari pasangan Kh Hasyim Asyari dan juga Nyai Nafiqah binti K Ilyas. K.H Abdul Wahid Hasyim ini adalah seorang yang memang lahir dari keluarga yang sangat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tersebut. Bahkan salah satu putra beliau, yaitu K.H. Abdurrahman Wahid menjadi salah satu Presiden di Indonesia. Selengkapnya, baca; Perjalanan Karir Gus Dur [Awal-Akhir] Terbaik

Selain itu juga K.H Abdul Wahid Hasyim adalah salah satu pendiri dari sebuah organisasi ulama yang di beri nama dengan Nahdlatul Ulama. Organisasi ini berkembang pesat bahkan menjadi organisasai Islam tersebar di dunia. Selengkapnya, baca; Tokoh Pendiri NU/Nahdlatul Ulama [Nama dan Biografi]

Demikianlah serangkaian penjelasan dan pembahasan secara lengkapnya mengenai tokoh perumus Pancasila di Indonesia. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih, 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5+ Tokoh Perumus Pancasila [Rumusan dan Isi] Lengkap"

Posting Komentar