10+ Daftar Tokoh Pendidikan di Indonesia Terbaru dan Terbaik

Perlu diketahui bahwa pendidikan tidak akan berhenti jika masih banyak orang yang hidup dan juga masih banyak orang yang ingin mencari ilmu lewat pendidikan tersebut. kegiatan pendidikan merupakan suatu hal yang harus ada dan merupakan hal yang penting dalam sebuah negara yang
ada penduduknya disitu.

Pendidikan


Pendidikan sangat di butuhkan oleh kalangan orang–orang yang memang sangat membutuhkan pendidikan untuk ikut andil dalam menggunakan teknologi dan juga ilmu dalam menghadapi perkembangan dan juga kemajuan yang ada di negara tersebut.

Dalam hal ini tujuan dari dibentuknya pendidikan tersebut adalah agar suatu negara ini tidak menjadi negara tertinggal karena tidak tau menau tentang pendidikan yang ada di negara tersebut. hal ini lah yang membuat pendidikan itu penting, ada beberapa tokoh yang dapat di sebut sebagai tokoh pendidikan yang ada di Indonesia.

Tokoh Pendidikan di Indonesia


Beberapa tokoh-tokoh pendidikan yang ada di Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut:

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah RA. Kartini

Biografi singkat Kartini adalah seorang yang telah memperjuangkan para perempuan yang ada di Indonesia agar mendapatkan sebuah pendidikan yang layak. hal ini di lakukan oleh RA. Kartini agar mendapatkan sebuah pendidikan yang dapat di jadikan sebagai sebuah pedoman memperjuangkan kehidupan yang sangat keras ini.

Karena Ibu Kita Kartini tau bahwa Perempuan yang ada di Indonesia harus memperoleh sebuah pendidikan yang bagus dulu. RA. Kartini tidak memperjuangkan emansipasi wanita namun RA. Kartini hanya akan memperjuangkan pendidikan untuk perempuan Indonesia yang di anggap lebih penting untuk kemajuan perkembangan yang ada di Indonesia ini. hal ini lah yang membuat RA. Kartini melanjutkan pendidikannya lagi di negara Belanda. Selengkapnya, baca; Kartini: Spirit Genetik Pendidikan Perempuan Indonesia

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah RA. Dewi Sartika

RA. Dewi Sartika adalah seorang yang lahir dari kalangan musisi, ia lahir dari ibu yang suka bernyanyi dengan lagu-lagu sundanya. RA. Dewi Sartika adalah seorang yang lahir dari dua pasangan yaitu Nyi Raden Rajapermas dan juga Raden Somanagara.

RA. Dewi Sartika mendapati bahwa RA. Dewi Sartika adalah seorang yang melakukan pendidikan di negara belanda walaupun pada saat itu hal ini di tentang oleh banyak orang. Kemudian saat ayahnya sudah meninggal RA. Dewi Sartika ini di asuh oleh pamannya.

Perlu diketahui bahwa RA. Dewi Sartika ini sudah mulai mengenyam pendidikan sejak tahun 1902. ia melakukan sebuah pendidikan sejak ia masih remaja. RA. Dewi Sartika mulai mengajarkan pendidikannya dengan para perempuan yang ada di Indonesia walaupun hanya dengan ruangan yang kecil.

Kemudian pada tahun 1906 ia menikah dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata, hal ini di terima oleh RA. Dewi Sartika karena ia memiliki visi dan misi yang sama dan juga cita-cita yang di inginkan oleh RA. Dewi Sartika sama dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata sehingga mereka memutuskan untuk menikah.

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah Rohana Kuddus

Rohana Kuddus adalah seorang yang selalu memperjuangkan emansipasi wanita, Rohana Kuddus juga adalah seorang yang selalu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. apalagi untuk pendidikan yang ada di Indonesia tersebut.

Rohana Kuddus juga adalah seorang wartawan pertama yang ada di Indonesia pada saat itu. pada tahun 1896 Rohana Kuddus adalah seorang yang telah mengajarkan membaca dan menulis terhadap masyarakat Indonesia.

Kemudian Rohana Kuddus juga telah mendirikan sebuah sekoalah gadis yang di bangunnya di kota Gedang pada tahun 1905. kemudian pada tahun 1911 ia mulai memimpin perkumpulan wanita yang kemudian Rohana Kuddus berikan nama dengan sebutan kabar wanita karajinan amai setia. yang kemudian nama ini telah ia beri nama untuk sekolah yang Rohana Kuddus berikan. Selengkapnya, baca; Rohana Kudus: Perjuangan Perempuan Melalui Tulisan

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara adalah seorang yang di sebut sebagai bapak dari pendidikan. karena kepedulian Ki Hajar Dewantara dalam bidang pendidikannya tersebut. Ki Hajar Dewantara adalah seorang yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta.

Nama asli dari Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ki Hajar Dewantara adalah seorang yang pernah melakukan pendidikan pada sekoalah dasar sampai dengan Perguruan tinggi yang sangat menajubkan dengan prestasi yang telah diraih oleh Ki Hajar Dewantara.

Selain itu Ki Hajar Dewantara adalah seorang wartawan yang handal dan juga ahli dibidang ini, walaupun pendidikan dalam pikiran Ki Hajar Dewantara tetap nomor satu. selain itu Ki Hajar Dewantara juga telah membentuk sebuah organisasai politik yang sampai saat ini masih tetap saja berkembang dengan pesat dan juga semakin maju.

Baca Juga;
  1. Ki Hajar Dewantara Potret Santri dalam Dirinya
  2. Wasiat Pembangun Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara adalah seorang yang membentuk sebuah organisasi dengan 2 orang temannya sehingga hal ini lah yang membuat Ki Hajar Dewantara dan 2 temannya ini di sebut tiga serangkai, karena kebersamaan yang di lakukan oeh keduannya tersebut.

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah Prof. Dr. Slamet Imam Santoso

Prof. Dr. Slamet Imam Santoso adalah seorang yang lahir pada tanggal 7 September 1907 di daerah Wonosobo. Prof. Dr. Slamet Imam Santoso wafat di daerah Jakarta pada tanggal 9 November 2004. Prof. Dr. Slamet Imam Santoso ini adalah seorang yang memeluk Agama Islam.

Prof. Dr. Slamet Imam Santoso ini memiliki seorang istri yang bernama Suprapti Sutejo. Prof. Dr. Slamet Imam Santoso pernah melakukan pendidikan di ELS di daerah Magelang pada tahun 1912 sampai dengan 1917.

Kemudian melanjutkan pendidikan di HIS yang berada di daerah magelang pada tahun 1920 sampai dengan 1923, dan melanjutkan kembali di MAS-B di daerah Yogyakarta pada tanggal 1923 sampai dengan 1926 kemudian Prof. Dr. Slamet Imam Santoso ini melanjutkan pendidikannya kembali di Indische Atrs Stovia pada tahun 1926 sampai dengan 1932 dan lanjut kembali di Genneskunde School pf Arts dan kemudian di Batavia Sentrum pada tahun 1932 sampai dengan 1934.

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah Bu Kasur

Bu Kasur memiliki nama asli yaitu Sandiah, Bu Kasur lahir pada tanggal 16 Januari tahun 1926 di Kota Jakarta. Bu Kasur telah meninggal pada tanggal 22 Oktober 2002 di di kota Jakarta. dan kemudian Bu Kasur di makamkan di daerah Kaliori, lebih tepatnya di daerah Purwakarta Jawa Tengah pada tanggal 23 Oktober 2002.

Bu Kasur ini juga telah memiliki seorang suami yang bernama Suryono atau biasa di sebut juga dengan pak Kasur. Bu Kasur juga telah mengenyam pendidikan dari Meer Uitgebreid Lager Onderwijs MULO pada tahun 1930.

Bu Kasur ini sangat ahli dalam pencipta lagu anak-anak., selain itu Bu Kasur adalah seorang yang telah mendiriki dan juga seorang yang telah mengasuh Tk Mini Pak Kasur pada tahun 1965. Bu Kasur juga adalah seorang yang telah menyiarkan radio anak dan juga penyiar di TV.

Karena bakat yang telah di miliki oleh bu kasur ini ia memperoleh penghargaan yang cukup banyak juga diantanya adalah Bintang Budaya Para Dharma Pada Tahun 1992, Dan Kemudian Ia Juga Memperoleh Penghargaan Dari Presiden Dalam Rangka Hari Anak Nasional Pada Tahun 1988, Ia Juga Telah Memperoleh  Penghargaan Berupa Centro Clture Italiano Premio Adelaide Ristori Anno II Pada Tahun 1976.

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah Kyai Hasyim Asyari

Kyai Hasyim Asyari adalah seorang yang lahir di sebuah pondok yang berasal di derah jawa timur, atau daerah jombang atau lebih tepatnya di Ngedang pada tanggal 10 April 1875. Kyai Hasyim Asyari meninggal dunia pada tanggal 25 juli 1947.

Kyai Hasyim Asyari memiliki seorang ayah yang di berinama dengan kiyai asyari dan ibunya bernama halimah. Kyai Hasyim Asyari adalah serang yang telah melakukan pendidikan sejak ia dini, Kyai Hasyim Asyari melakukan pendidikannya tersebut di pondok pesanteren.

Diantaranya adalah di Pesanteren Gedang, Pesantren Keres, Selatang Jombang, Pesantren Siwalan Panji Sidoarjo, Pesantren Wonokoyo Yaitu Pesantren Probolinggo, Pesanteren Langitan Atau Pesantren Tuban, Dan Pesantren Trenggilis Di Semarang. Selengkapnya, baca; K.H. Hasyim Asy’ari: Pendidikan Karakter Teladan dalam Kehidupan

Tokoh Pendidikan di Indonesia adalah Ahmad Dahlan

KH. Ahmad Dahlan adalah seorang yang lahir pada tahun 1868. nama kecil dari KH. Ahmad Dahlan adalah Muhammad Darwis. KH. Ahmad Dahlan ini adalah putra keempat dari tujuh bersaudara. KH. Ahmad Dahlan ini adalah pasangan dari KH Abu Bakar dan juga Nyai Abu Bakar.

Nah, demikianlah serangkaian tulisan dan pengenalan mengenai beberapa daftar tokoh pendidikan di Indonesia. Semoga dengan adanya tulisan ini setidaknya bisa memberikan refrensi kepada setiap pembaca sekalian. Trimakasih, 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10+ Daftar Tokoh Pendidikan di Indonesia Terbaru dan Terbaik"

Posting Komentar