Koes Plus dan Lirik

FaktaTokoh.ComHai guys, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan band Koes Plus bukan?.Ya,Koes Plus merupakan salah satu tokoh musik klasik dan juga band legendaris di Indonesia.Banyak sekali lagu-lagu dari band ini yang menjadi hits,dan boleh dikatakan Koes Plus merupakan salah satu pioneer dalam dunia musik Indonesia, khususnya di jalur pop dan Rock n Roll.

Koes Plus


Koes Plus merupakan sebuah grup musik yang berasal dari kota Tuban Jawa Timur,dan dibentuk pada tahun 1969.Awalnya band ini memakai nama Koes Bersaudara,sebelum akhirnya berubah menjadi Koes Plus seperti yang kita kenal hingga sekarang ini.

Koes Plus terkenal sebagai salah satu band yang jago dalam menghasilkan lagu yang bermutu,terbukti dengan banyaknya lagu yang diaransemen ulang dan dinyanyikan kembali oleh musisi lain, diantaranya adalah 'Cintamu T'lah Berlalu' yang dinyanyikan oleh almarhum Chrisye,dan ada juga 'Manis dan Sayang' yang dipopulerkan kembali oleh Kahitna.

Berbicara masalah karya dari Koes Plus,ada satu lagu yang tentunya sudah cukup familiar di telinga kita. Tahu lagu apa itu guys?,Ya lagu tersebut adalah 'Doa Suci'. Mungkin bagi yang belum mengerti maksud dari lagu ini akan menganggap bahwa 'Doa Suci' hanyalah sebuah lagu cengeng yang membahas tentang hubungan dan percintaan antara sepasang kekasih.

Menurut saya, sang penikmat lagu-lagu Koes Plus,walaupun lirik lagu ini terkesan sederhana,namun sesungguhnya menyimpan makna yang cukup dalam.Dan sekedar untuk pengingat,inilah lirik dari lagu 'Doa Suci'.

Lirik lagu: Doa Suciku

Setahun telah berlalu kau putuskan cintamu
Pada hari itu ku tak tahu apa dosaku
Semua bagaikan mimpi kisah cintaku
Tlah berakhir sedih ku tak mau terulang lagi

Reff :

Di tengah malam hari
Ku teringat akan dikau yang tlah pergi
Hanya doa suciku kuberikan kepadamu oh kasihku
Gembira tiada lagi tinggallah ku sendiri
Di malam yang sunyi ku berdoa untukmu kasih
Semua bagaikan mimpi kisah cintaku
Tlah berakhir sedih ku tak mau terulang lagi


Sebenarnya menurut saya lirik lagu di atas menceritakan sebuah hubungan yang terjadi antara umat Nabi Muhammad, baik yang hidup pada masa beliau hingga masa kini termasuk saya. Mari kita telaah liriknya;

Setahun telah berlalu kau putuskan cintamu
Pada hari itu ku tak tahu apa dosaku
Semua bagaikan mimpi kisah cintaku
Tlah berakhir sedih ku tak mau terulang lagi

Lirik ini menurut saya mengisahkan tentang para sahabat Rosul yang beranggapan bahwasanya Nabi mereka yaitu Muhammad telah tega meninggalkan hidup mereka sedang pada saat itu kisah kehidupan umat Islam sedang mesra-mesranya karena kemenangan Islam telah semakin besar. 

Bahkan sahabat Rosul yang telah menerima jaminan masuk Syurga yaitu Umar Bin Khathab Tatkala berita tentang wafatnya Nabi terdengar, maka terjadilah keguncangan yang dahsyat di hatinya. Wafatnya Nabi merupakan guncangan bagi sebagian besar kaum muslimin, khususnya Umar bin Al Khathab. 

Tentang hal ini, Abu Hurairah menceritakan, “Tatkala Nabi wafat, Umar bin Al-Khathab berdiri di hadapan kaum muslimin sambil mengataka “Orang-orang munafik mengira bahwa Rasulullah telah meninggal dunia. Ketahuilah, Rasulullah tidak meninggal. Tapi beliau sedang pergi menghadap Tuhannya, sebagaimana dahulu Musa bin Imran. Beliau pernah meninggalkan kaumnya selama 40 hari, kemudian beliau kembali kepada kaumnya setelah mereka mengira bahwa beliau telah meninggal.

Demi Allah, Rasulullah akan kembali sebagaimana dahulu Musa kembali kepada kaumnya. Aku bersumpah, akan kupotong tangan dan kaki mereka yang mengira bahwa Rasulullah telah meninggal.”Tidak lama kemudian, Abu Bakar datang dan mendapati Umar di pintu masjid sedang berbicara di hadapan kaum muslimin. Abu Bakar langsung masuk ke rumah putrinya, Aisyah. Saat itu, jenazah Rasulullah telah dibaringkan di sudut rumah dan ditutupi dengan sehelai kain. Abu Bakar membuka kain yang menutupi wajah Rasulullah dan menciumnya sambil meneteskan air mata. Lalu Abu Bakar mengatakan,

“Engkau kutebus dengan ayah dan ibuku. Demi Allah, Allah tidak menghimpun untukmu dua kematian. Kematian yang pertama telah ditakdirkan Allah untukmu setelah itu, engkau tidak akan ditimpa kematian untuk selama-lamanya.” Kemudian, Abu Bakar menutup kembali wajah Rasulullah, lalu keluar rumah. Dan, Umar masih terusberbicara di hadapan kaum muslimin. Abu Bakar meminta Umar supaya diam, tapi Umar tidakmengindahkan. Umar tetap saja berbicara di hadapan kaum muslimin.

Melihat Umar yang terus berbicara, Abu Bakar angkat bicara di hadapan kaum muslimin. Kaum muslimin akhirnya beralih mendengarkan pembicaraan Abu Bakar dan meninggalkan Umar. Di hadapan mereka, Abu Bakar memulai pembicaraannya dan memanjatkan puja dan puji syukur kepada Allah, lalu ia mengatakan, “Wahai sekalian manusia, siapa yang menyembah Muhammad, maka Muhammad telah meninggal dunia. Dan, siapa yang menyembah Allah, maka Allah itu Maha Hidup, Dia tidak mati.” Kemudian Abu Bakar membaca firman Allah, “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul,

Sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun; dan Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (Ali Imran: 144). 

Abu Hurairah selanjutnya menceritakan, “Demi Allah, saat itu, kaum muslimin seolah-olah belum pernah mengetahui kalau ayat itu telah turun, hingga Abu Bakar membacanya. Mereka menerima bacaan ayat itu dari Abu Bakar, padahal ayat itu sudah mereka hafal. Umar berkata, “Demi Allah, setelah kudengar Abu Bakar membacakan ayat itu, aku tersadar dari keterguncangan hatiku hingga aku jatuh tersungkur di atas tanah, dan aku tidak kuasa melangkahkan kedua kakiku. Setelah itu, aku sadar bahwa Rasulullah telah meninggal dunia.” (HR. Al-Bukhari) [Biografi Umar Bin Al Khatab, Prof DR. Ali Muhammad Ash Shalabi, hal 100-101]

Ditengah malam hari
Kuteringat akan dikau yang tlah pergi

Lirik yang diciptkan oleh tokoh idola di Indonesia ini sebenarnya persembahan untuk diri saya yang mengganggap bahwa Nabi Muhammad adalah manusia raksasa maha raksasa yang tiada tanding diatas lembaran sejarah kemanusiaan. Ya, diakui atau tidak diakui, secara objektif keberadaan Nabi Muhammad SAW dapat dipandang sebagai tokoh sejarah yang memiliki pestasi luar biasa yang tidak pernah terpecahkan sepanjang sejarah kemanusiaan.

Siapakah yang dapat menyangkal bahwa Nabi Muhammad adalah satu-satunya tokoh sejarah yang namanaya selalu disebut-sebut oleh berjuta-juta manusia tanpa henti dalam tempo 15 abad ini? Dalam sholat, shalawat kasidah, wirid, pengajian bahkan sampai di sekolah pun nama itu terus disebut tanpa henti sebagai figur idola yang dijadikan keteladanan.

Bentuk bumi yang bulat dengan perbedaan waktu yang beragam, setidaknya memungkinkan nama Nabi Muhammad SAW senantiasa disebut dalam tiap jam, menit, detik. Adakah tokoh sejarah yang begitu luar biasa diingat dan dikenang serta disebut-sebut namanya selama 15 abad selain beliau?

Entah berapa banyak manusia yang namanya hanya disebut dalam perkuliahan-perkuliahan belaka. Dan berapa banyak pula manusia yang dilupakan orang begitu saja meski pada masa hidupnya dikenal sebagai manusia luar biasa. Saya kira dari sisi sejarah ini saja, orang yang paling sekuler pun-kecuali yang disesatkan Allah-mesti akan mengakui prestasi maha raksasa Nabi Muhammad Saw sebagai tokoh sejarah dalam makna yang utuh. 

Hanya doa suciku kuberikan kepadamu oh kasihku
Gembira tiada lagi tinggalah kusendiri
Dimalam yang sunyi kuberdoa untukmu kasih

Setelah pemaparan diatas, saya hanya bisa menjalankan perintah yang beliau perintahkan, sebab itu berlaku untuk hidup didunia dan akhirat walaupun saya tidak hidup pada jaman beliau. Tapi salah satu cara untuk mengingat beliau seperti saya telah ungkapkan dengan cara bershalawat, shalawat untuk menyanjung nya pun bermacam-macam.

Tidak hanya shalawat tetapi kita juga bisa dengan menjalankan sunnah-sunnah beliau. Seperti contoh Sunnah-Sunnah ketika Adzan. Ibnu Qayyim berkata, ‘Adapun petunjuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam dalam menjawab adzan dan sesudahnya bagi umat beliau ada 5 hal;
  1. Bagi yang mendengar Adzan dia harus mengucapkan seperti yang dikumandangkan muadzin kecuali ‘Hayya ‘alas Shalat dan Hayya alal Falah’ merupakan sunnah ucapan demikian diganti dengan bacaan, ‘La Haula Wala Quwwata Illa Billah’
  2. Yang mendengar adzan harus mengatakan, “Dan aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah (Dalam bhs Arab)” Aku Ridha Allah sebagi tuhanku, Islam sebagai Agama, Muhammad sebagai Rasul.” Nabi mengabarkan, bahwa orang yang mengucapkan demikian, dosa-dosanya akan diampuni.
  3. Selesai menjawab kumandang adzan, ia harus membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dan shalawat yang paling sempurna adalah shalawat Ibrahimiyah sebagaimana yang diajarka Beliau pada umatnya. Dimana tidak ada shalawat lebih sempurna, selain shalawat Ibrahimiyah.
  4. Seusai membaca shalawat Ibrahimiyah, ia harus membaca doa; ‘Ya Allah tuhan pemilik panggilan yang sempurna dan pemilik sholat yang ditegakkan, karuniakanlah kepada Nabi Muhammad al-wasilah dan keutamaan. Bangkitkanlah ia ditempat terpuji sebagaimana yang Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak akan mengingkari janji’
  5. Mendoakan dirinya seusai membaca doa diatas, dan memohon pada Allah karunia, keutamaan darinya. Maka niscaya apa yang dipinta akan dikabulkan Allah SWT, sebagaimana dalam As-sunah dikatakan ‘Ucapkan apa yang dikumandangkan muadzin. Ketika selesai, memohonlah. Niscaya akan dikabulkan’
Semua bagaikan mimpi kisah cintaku
Tlah berakhir sedih ku tak mau terulang lagi

Ini adalah lirik terakhir, kembali kepada kita sebagai umat yang menjalankan perintah Rosulnya. Dalam lubuk hati kita terselip rindu kepada Nabi Muhammad dan ingin dapat berkumpul bersama Beliau di Syurga, makadari itu harus menjalankan hal-hal yang beliau ajarkan dan menjauhi larangannya agar mimpi-mipmi kita menjadi kenyataan untuk bisa berjumpa Beliau di tempat asuhan terindah di sisi Allah SWT. Ingatlah Beliau, jalankan perintah beliau dengan ikhlas agar hati tak sedih dan hidup pun tak sia-sia.

Itu dia guys kurang lebih maksud dan arti yang terdapat dalam lagu 'Doa Suciku'. Menurut saya. Tidak selamanya bahwa musik selalu mengandung konten yang negatif bukan?.

Baca Juga;
Demikianlah rangkaian jalan cerita mengenai Koes Plus dan Lirik serta telaan agama. Yang dituliskan dan disajikan oleh Abu Muna. Semoga hadirnya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Koes Plus dan Lirik"

Posting Komentar