Biografi Singkat Gus Mus [Ahmad Mustofa Bisri]


Siapakah Gus Mus?. Ulama masa kini yang dikenal sangat religus dan nasionalis. Gus Mus sejatinya ialah salah satu Tokoh NU yang memiliki sejumlah karya-karya fenomenal baik karya fiksi ataupun non fiksi. Oleh karena itulah pada artikel ini akan menuliskan tentang biografi Gus Mus secara singkat.

Biografi Singkat Gus Mus

KH. Ahmad Mustofa Bisri yang lebih akrab dengan sapaan Gus Mus ialah sosok ulama Indonesia dan tokoh Nahdlatul Ulama yang begitu kharismatik dan di hormati bukan hanya oleh orang islam saja, bahkan pemeluk agama lain.

Banyak ulama yang bisa menjadi contoh dan Gus Mus adalah salah satunya. Ulama yang menjadi teladan bangsa dengan kesederhanaannya dan selalu mengedepankan kemanusiaan serta kerukunan antar umat beragama, menjadikannya sebagai ulama yang dicintai oleh masyarakat. Selengkapnya, baca;  Biografi K.H Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Sisi Lainnya

Gus Mus Sang Idola

Pada waktu Gus Mus menjadi narasumber bersama dengan narasumber lain di auditorium RRI Semarang, salah seorang narasumber yang bernama Romo Aloysius Budi Pu yang sangat mengidolakan sosok Gus Mus mengungkapkan bahwa Gus Mus sudah ia anggap sebagai simbah dan sahabat, bahkan sudah sejak SMA Gus Mus menjadi sosok idola karena karya-karya puisi dan karya-karya sastranya yang sangat menginspirasi.

Romo kembali mendapat kesempatan berjumpa secara langsung dengan Gus Mus pada Tahun 2004 di Rembang. Selalu menjadi kebiasaan beliau jika bertemu dengan Gus Mus, ia selalu mencium tangan serta mencium pipi kiri dan kanan. Namun ketika hendak dicium tangannya, Gus Mus selalu
menolak. Romo melakukan hal tersebut sebagai bentuk rasa hormat kepada sosok Gus Mus yang lebih tua.

Namun hal tersebut memunculkan berbagai pendapat yang menentang, mengapa romo mencium tangan seorang kyai? Romo Aloysius tidak mempermasalahkan soal itu, dia justru menganggap bahwa ini adalah hal yang sangat positif dan inilah bentuk kerukunan serta persahabatan yang sejati.

Baca Juga;

  1. Biografi Singkat Abdurahman Wahid (Gus Dur) Selama Menjadi Presiden
  2. Biografi Singkat BJ. Habibie [Awal-Akhir]
  3. Biografi Rasuna Said Secara Singkat

Kisah Cinta Gus Mus dan Ibu Siti Fatma

Gus Mus bertetangga dengan Hj. Siti Fatma dan sudah menyukainya sejak beliau duduk dibangku kelas 5 SD. Gus Mus menyukai sosok ibu Siti Fatma karena kepribadiannya yang cantik dan bisa menjadi apa saja bagi Gus Mus, serta sifat ibu Siti Fatma yang setia.

Pada saat itu beliau belum menyukai Gus Mus. Namun Gus Mus yang berada di Mesir dan Ibu Siti Fatma yang di Yogyakarta selalu dikirimi Gus Mus surat yang berisi puisi-puisi romantis yang membuat beliau akhirnya melabuhkan cintanya pada Gus Mus.

Gus Mus menikah dengan ibu Siti Fatma pada tahun 1971. Mereka berdua di karuniai oleh Allah  6 anak (6 seorang putri, dan 1 putra). 6 putrinya bernama Ienas Tsuroiya, Kautsar Uzmut, Randloh Quds, Rabitul Bisriyah, Nada, dan Almas. Sedangkan 1 putranya bernama Muhammad Bisri Mustofa.

Namun kabar duka datang menimpa Gus Mus, bahwa sang Istri tercinta menghembuskan nafas terakhir pada Kamis, 30 Juni 2016. Beliau meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Rembang,
Jawa Tengah, pada pukul 14.30 WIB.

Gus Mus tidak dikenal sebagai sosok yang romantis. Bahkan dia jarang bilang "I Love You" pada sang istri. Seumur hidupnya. Namun, meski tak pernah katakan cinta, Gus Mus ternyata pernah membuat sajak cinta untuk almarhumah Ibu Siti.

Seperti apa sajak itu? Simak di bawah ini;

Cintaku kepadamu belum pernah ada
contohnya cinta romeo kepada juliet si majnun qais kepada laila belum apa-apa temu pisah kita lebih bermakna dibandingkan temu-pisah Yusuf dan Zulaikha rindu-dendam kita melebihi rindu-dendam Adam dan Hawa

aku adalah ombak samuderamu
yang lari datang bagimu
hujan yang berkilat dan berguruh mendungmu
aku adalah wangi bungamu
luka berdarah-darah durimu
semilir bagai badai anginmu

aku adalah kicau burungmu
kabut puncak gunungmu
tuah tenungmu
aku adalah titik-titik hurufmu
kata-kata maknamu

aku adalah sinar silau panasmu
dan bayang-bayang hangat mentarimu
bumi pasrah langitmu

aku adalah jasad ruhmu
fayakun kunmu

aku adalah a-k-u
k-a-u
mu

Rembang, 30-9-1995

Penutup

Semoga setelah membaca biografi singkat serta lebih mengetahui bagaimana sisi lain sosok Gus Mus yang karismatik dan selalu berpegang teguh pada tiang agama, kita semua bisa mengambil pelajaran yang bermakna dari kisah-kisah inspiratif beliau. Penulis dalam artikel ini adalah Nilna Ma'la Shefia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Biografi Singkat Gus Mus [Ahmad Mustofa Bisri]"

Posting Komentar