13+ Tokoh Wayang [Nama & Cerita] Lengkap

Wayang adalah salah satu kebudayaan yang ada di Indonesia yang dari dahulu sampai sekarang sangat berkembang. Dahulu hiburang yang paling seru adalah melihat wayang. Saat bermain wayang banyak sekali mengandung sebuah pesan–pesan moral dan juga cerita positif untuk masyarakat yang menonton wayang.

Wayang


Perlu di ketahui bersama bahwa cerita wayang sebenernya jauh lebih bermanfaat dari pada senitron yang telah ada di zaman sekarang. Namun anak-anak sekarang jauh lebih memilih menonton yang lain dari pada menonton wayang.

Tokoh Wayang


Ada beberapa tokoh pewayangan yang paling kuat dan juga di bilang jagoan. Nama tokoh pewayangan ini sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat apalagi kakek dan nenek kita saat ini. Namun hal ini perlu di lestarikan kembali, mengingat anak zaman sekarang yang tidak mengetahui tokoh-tokoh pewayangan yang ada di Indonesia saat ini.

Nama Tokoh Wayang

Adapun 10 tokoh wayang yang populer dari serangkaian jenis wayang-wayang di Indonesia, seperti kulit, golek, dan lainnya yang perlu kalian ketahui memiliki peran penting dapat tokoh pewayangan adalah sebagai berikut;

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Yudistira

Yudistira ini adalah seorang yang bijaksana, jujur, dan tidak pernah memiliki musuh, dia juga adalah seorang yang percaya diri, suka memaafkan kesalahan orang lain, dan juga taat dalam agamanya. Yudhistira ini berasal dari dasa nama yaitu Darmakusuma, Darmawangsa, Ajathasatru, Dwijakangka, Gunatalikrama, Dwijakangka.

Ia di beri gelar sebagai kesatria Ngamarta, dan juga Yudhistira ini memiliki Garwa yang diberi nama dengan sebutan Dewi Drupadi Peputra Pancawala. Gaman atau aji-aji dari Yudhistira adalah Kyai Tunggulnaga (Payung), Karaweleng (Tombak) atau Jimat Jamus Kalimasada. Untuk Kadigdayan dari Yudhistira adalah Saged Pirsa Lelembad, Triwikrama.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Werkudara

Werkudara adalah seorang tokoh pewayangan yang berasal dari dasa yang di beri nama Byudutam Balawam Bima, Pandhusiwii, Kusumadilaga, Kusumayuda, Sena Wijasena, Gandawastratmaja, Bratasena. ia adalah kesatriayane tunggal pamenang Jodhipati.

Werkudara ini juga memiliki Garwa yaitu Dewi Arimbi, Dewi Nagagini. Werkudara ini memiliki sifat yang gagah berani, kuat, teguh, tabah dan jujur, patuh, serta setia terhadap pasangan tidak mendua. Werkudara ini juga memiliki aji-aji atau gama yaitu Kuku Pancanaka, Gada Rujakpolo,Panah Bargawasta, Atau Bandung Bandawasa, Wungkal Bener, Blabag Pengantol Antol, Jalasegara.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Arjuna

Arjuna adalah seorang tokoh pewayangan yang merupakan kesatria Maduka. Arjuna ini memiliki sifat pendiam, lemah lembut, teliti, sopan dan santun. selain itu juga ia memiliki sifat yang cerdas, suka menolong dan juga pemberani.

Arjuna ini memiliki dasa nama yaitu Janaka Margana, Kuntadi, Kombang Ali-Ali, Kalitji, Indratanaya. Arjuna ini memiliki garwa yaitu Dewi Sambadra, Dewi Sri Kandhi, Larasati. dan Arjuna juga memiliki putra yang diberi nama dengan R. Abimanyu. gaman atau aji –aji yang dimiliki oleh Arjuna adalah Keris Kyai Kalanadhah Pulanggeni, Paasopati, Ardadedali, Sangkali Cundhamanik Bramastra Sarotama Wisesa Pamungkas Atau Palimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih, Asmaragama.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Nakula

Nakula adalah seorang tokoh pewayangan yang memiliki dasa nama yaitu Pingten, ia merupakan kesatria yang disebut juga dengan Sawojajar. Nakula ini memiliki sifat yang sangat baik yaitu ia adalah seorang yang jujur, setia terhadap kedua orang tuanya.

Ia juga mengerti bagaimana cara membalas kebaikan orang lain , ia juga dapat di percaya karena dapat menjaga rahasia orang lain. Gama tau aji-aji yang dimiliki oleh nakula adalah Pranajat, Cupu Isi Toya Penggesangan Saking Bathara Indra.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Sadewa

Sadewa adalah seorang tokoh pewayangan yang mempunyai sifat yang baik yaitu ia jujur, setia terhadap kedua orang tua, suka membantu, dapat di percaya, Sadewa juga adalah seorang yang tau bagaimana cara membalas budi baik dari orang lain, dan juga ia sangat dapat dipercaya karena mampu menjaga rahasia orang lain, ia juga ahli dalam bidang Astronom.

Sadewa merupakan kesatria yang di beri nama dengan sebutan Bumiretawu, yang memiliki Gama atau aji-aji adalah Mantra Pangruwatan, Aji Purnamajadhi. sadewa ini terkenal sering bersama nakula. dan juga banyak rang yang mengira bahwa Nakula dan Sadewa adalah seorang tokoh pewayangan yang kembar.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Prabu Duryudana

Prabu Duryudana memiliki sifat yang sangat licik, ia adalah seorang yang sangat kejam namun dari itu ia adalah seorang yang jujur, Prabu Duryudana adalah seorang yang mudah terhasut terhadap apa yang orang lain katakan dan juga kerjakan hal ini di karenakan ia sering di manja terhadap kedua orang tuanya dan juga cara berfikir Prabu Duryudana ini yang tidak pernah berfikir kedepannya. 

Prabu Duryudana memiliki dasa nama yaitu Jakapitana, Gendarisiwi, Suyudana, Kurawaindra, Kurupati, Destratmaja, Tri Pamagsah. Prabu Duryudana adalah seorang kesatria yang sering di sebut dengan Ngastina. Gaman atau aji-aji yang dimiliki oleh Prabu Duryudana adalah Gajah Kyai Panukma, Gada Kyai Pamecatnyawa.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Raden Dursasana

Raden Dursasana adalah seorang yang memiliki sifat suka seenaknya sendiri, sewenang- wenang, suka menghina orang yang, suka menggoda wanita, ia memiliki tubuh yang gagah dan mulut yang sangat lebar. Raden Dursasana adalah kesatria yang di juluki sebagai Banjarjungut, dan Raden Dursasana juga memiliki gaman atau aji–aji yaitu Kyai Barla. Selain itu juga Raden Dursasana memiliki Kadigdayan yaitu Sekti Mandraguna.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Gathutkaca

Gatutkaca adalah seorang tokoh pewayangan yang memiliki dasa nama yaitu Purbaya, Arimbatmaja, Kacanagara, Inten Simbarja, Sambang Raga, Bimasiwi, Guritna, Gurudaya, Kancing Jaya. Gathutkaca adalah seorang kesatria yang diberi nama dengan sebutan pringgondan, Gathutkaca ini juga memiliki sifat yang tanggih wutuhm sepuh manjng ajur ajer.

Kadigdayan yang di miliki oleh Gathutkaca adalah kesaktian yang telah di kisahkan dalam sebuah cerita yang luar biasa antara lain yaitu ia dapat terbang di dalam ruang angkasa tanpa menggunakan sayap. selain itu juga Gathutkaca sering di beri julukan dengan oto kawat tulang besi.

Aji-aji atau Gama yang dimiliki oleh Gathutkaca adalah Pecagragam Narantaka, Siyung Brajadhenta, Tangan Kiwa Brajalamatan, Tangan Tengen Brajamusthi, Geger Brajawikalpa, Kontang Antrakusuma, Kasut Padakacerma, Basunandha. Gatutkaca ini sering menolong orang yang sedang kesulitan, sehingga di masyarakat tokoh Gatutkaca ini di sukai dan dikenal dengan keabaikan yang dicerminkan oleh tokoh gatutkaca ini.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Petruk

Petruk adalah seorang tokoh pewayangan yang merupakan kesatria gila yang memang hobby becanda namun juga suka berkelahi. Petruk ini adalah seorang yang suka sekali berkelana menjelajahi dunia. Petruk juga suka sekali dengan menguji kekuatan dan kesaktian yang ia miliki.

Ia sering sekali berkelahi dengan menggunakan tangan kosong walaupun ia sering membawa kapak sebagai senjatanya. namun ia juga sering mengajak teman berkelahinya tersebut untuk bersenda gurau saat bermain. namun dari itu Petruk adalah seorang yang sangat sakti.

Tokoh Pewayangan yang terkenal pada zaman dahulu adalah Gareng

Gareng atau biasa disebut juga dengan Bambang Sukodadi adalah seorang yang memiliki kesaktian yang sangat tinggi, apalagi untuk silat yang ia miliki. siapapun yang ada di hadapan gareng pasti di ajaknya untuk berkelahi.

Gareng ini juga merupakan seorang kesatria yang sangat sombong dan angkuh. ilmu silat yang dimiliki oleh Gareng memang sangat tinggi sehingga tidak ada satu pun lawan yang sepadan mendinginya. pada zaman dahulu Gareng dan petruk juga pernah berkelahi karena gareng tidak suka dengan tingkah laku petruk yang mengganggunya bertapa pada saat itu.

Perkelahian yang di lakukan oleh petruk dan gareng amat sengit. hal ini mengakibatkan kerusakan alam semesta yang sangat hebat. mereka bertarung dengan saling menginjak-injak sampai akhirnya cacat, menghantam, saling bergumul, saling tendang menendang. perkelahan ini mengakibatkan wajah yang tampan menjadi berubah menjadi cacat. Perkelahian ini tidak ada yang menang atau kalah, semuanya imbang dan pada akhirnya datanglah semar untuk mendamaikan mereka berdua.

Baca Juga;
  1. TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid "Pahlawan Nasiona dari NTB"
  2. Ibnu Sina dan Sejarah Hidup Dokter Serba Bisa
  3. Tokoh Pendiri NU/Nahdlatul Ulama [Nama dan Biografi]

Demikianlah serangkaian penjelasan mengenai nama-nama tokoh wayang yang seringkali kita perdengarkan. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan yang mendalam, bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih, 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "13+ Tokoh Wayang [Nama & Cerita] Lengkap"

Posting Komentar