Prof. Mochtar Kusuma Atmadja dan Fakta-Faktanya

FaktaTokoh.Com- Prof. Mochtar Kusuma Atmadja adalah Menteri Kehakiman pada Kabinet Pembangunan II Tahun 1974 sampai dengan Tahun 1978. Beliau merupakan ayah dari tiga anak yang sangat beruntung.

Prof. Mochtar Kusuma Atmadja


Prof. Mochtar Kusuma Atmadja sendiri dikenal sebagai sosok yang begitu sederhana, dan kesederhanaan ini sendiri diturunkan dari sang ayah yang kala itu berprofesi sebagai apoteker di masa revolusi kemerdekaan.

Berkat ketekunan sang ibu pula, Mochtar menjadi pribadi yang penyayang. Kasih sayang selalu dicurahkan karena Mochtar memiliki posisi sebagai anak tunggal selama 14 tahun sebelum sang adik lahir.

Biografi Prof. Mochtar Kusuma Atmadja


Biografi Mochtar Kusuma Atmadja dilahiran di DKI Jakarta tanggal 17 Februari 1929. Peran ayah dan ibu sangat mempengaruhi pertumbuhan Mochtar membentuk karakter berbudi pekerti dan kecerdasan secara akademik, kebudayaan, dan pemerintahan. Sosok yang sangat disegani dan dihormati namun baginya merupakan hal biasa, karena Mochtar tidak ingin diistimewakan.

Fakta-Fakta Mochtar Kusuma Atmadja


Di balik itu semua, banyak fakta menarik dari sosok Mochtar Kusuma-atmadja yang dapat menjadi inspirasi dan motivasi.

Pakar Hukum Laut Pertama di Indonesia

Takdir menggariskan pada Mochtar untuk menjadi pakar hukum laut. Kecerdasannya dalam bidang hukum internasional sudah terlihat sejak beliau memenangkan Kasus Tembakau Bremen 1959, yang kala itu sebagai Ketua Tim Pembela Indonesia.

Keputusannya untuk mendalami ilmu hukum laut berdasarkan alasan yang sederhana yakni karena negara Indonesia banyak pulau dan dikelilingi laut. Pemikiran yang belum pernah terpikirkan oleh orang lain pada masa itu.

Bapak Pendidikan Ilmu Hukum

Keputusannya untuk melanjutkan pendidikan setamat STM sangatlah tepat. Beliau memilih Fakultas Hukum Universitas Padjajaran karena alasan sederhana. Setelah lulus dari UNPAD, Mochtar ditawari banyak pekerjaan, namun ia lepaskan karena ingin mengabdi sepenuhnya di UNPAD.

Kariernya selama menjadi Guru Besar UNPAD begitu melesat, di tahun 1957 sekaligus merangkap jabatan sebagai Lektor Kepala dan Sekretaris dua tahun kemudian. Kemudian dua tahun berikutnya, ia dipercaya sebagai Dekan FH UNPAD dan meraih gelar Doktornya di tahun berikutnya.

Mengekritik Presiden Soekarno

Awal tahun 1960-an ditandai dengan usaha PKI yang menguat untuk memasukkan orang-orang dari golongan mereka ke dalam pemerintah pusat maupun masyarakat. Untuk melakukan berbagai perlawanan seperti demonstrasi, sabotase kereta, menyerobot tanah dan mengajukan resolusi.

Mochtar yang kala itu memiliki karier cemerlang, mengundang orang-orang untuk iri hati terhadanya. Banyak sekali yang ingin menyingkirkannya dari UNPAD dan menguasai UNPAD. Prof. Mochtar dituduh menghina Bung Karno.

Padahal pada faktanya beliau hanya membandingkan antara Presiden Soekarno dengan J. Nehru (Pemimpin India). Namun oleh orang-orang yang menaruh benci padanya sengaja mengeksploitasi dan menjadi fitnah bagi Mochtar. Hingga akhirnya, Mochtar terpaksa mengungsi ke USA bersama keluarganya.

Prof. Mochtar Kusuma-atmadja yang berdedikasi dan berintegritas tinggi merupakan tokoh yang tepat untuk dijadikan inspirasi bagi kita. Karena perjalanan hidupnya mulai dari masa sulit dan masa cemerlang ditunjukkan dengan sikap kesederhanaannya. Apalagi saat menjabat sebagai menteri, bahwa beliau tidak pernah dikawal oleh siapapun karena baginya ia tetap orang biasa yang tidak perlu diistimewakan.

Demikianlah tulisan mengenai Prof. Mochtar Kusuma Atmadja dan Fakta-Faktanya. Semoga dengan hadirnya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan inspirasi kepada setiap pembaca. Adapun penulis dalam artikel ini adalah Rizqi Nur Ashifa. Trimakasih, 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prof. Mochtar Kusuma Atmadja dan Fakta-Faktanya"

Posting Komentar